Kabupaten Malang — Rencana audiensi yang diajukan oleh Inisiatif Pemuda (INTIP) ke Polres Malang pada Kamis (22/01) batal terlaksana. Pembatalan tersebut terjadi akibat ketidakjelasan serta minimnya kesiapan dari pihak Polres Malang dalam menerima dan memfasilitasi agenda audiensi yang telah diajukan secara resmi oleh INTIP.
Sejak awal, audiensi tersebut dimaksudkan sebagai ruang dialog terbuka antara pemuda dan aparat kepolisian untuk membahas sejumlah isu kriminalitas yang ada di kecamatan Sumbermanjing Wetan seperti begal dan maling. Namun hingga waktu yang telah dijadwalkan, tidak ada kepastian dari pihak Polres Malang terkait pejabat yang akan menerima audiensi maupun mekanisme pelaksanaannya. Kondisi ini membuat rombongan INTIP memilih untuk tidak melanjutkan agenda audiensi.
Founder INTIP, Khoirul Fuad Amin, menyampaikan kekecewaannya atas sikap Polres Malang yang dinilai tidak menunjukkan itikad baik dalam membuka ruang komunikasi dengan kelompok pemuda. Menurutnya, audiensi bukanlah agenda mendadak, melainkan telah diajukan melalui prosedur administratif yang semestinya direspons secara profesional.
“Ini bukan soal diterima atau tidaknya tuntutan kami, tetapi soal etika institusi dalam menghargai partisipasi publik. Ketika audiensi diajukan secara resmi, seharusnya ada kejelasan dan kesiapan, bukan justru dibiarkan tanpa kepastian,” tegasnya.
INTIP menilai kondisi tersebut mencerminkan lemahnya komitmen Polres Malang dalam membangun komunikasi yang transparan dan partisipatif dengan masyarakat sipil, khususnya generasi muda. Padahal, dialog terbuka merupakan bagian penting dalam menjaga iklim demokrasi serta kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Lebih lanjut, INTIP menyatakan akan mempertimbangkan langkah lanjutan, termasuk membuka persoalan ini ke ruang publik yang lebih luas, agar kejadian serupa tidak terus berulang. Mereka juga menegaskan bahwa pemuda memiliki hak untuk didengar dan dilibatkan dalam proses pengambilan kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat. (Rabu/22/01/2026).


















